Jika
hanya ada dua hati di dunia ini, laki-laki dan perempuan.. dan jika perempuan
semua sama, terbuat dari tulang rusuk laki-laki. Mengapa akan ada perempuan dan
laki-laki jahat?. Kenapa seorang perempuan sampai hati menyakiti perasaan
perempuan lainnya? Dan juga sebaliknya…
Merasa
usia sudah dewasa, tapi berebut cinta hingga melukai satu sama lain, apakah
tidak ke kanak-kanakan? Apakah masa kecilmu yang bahagia seperti itu? Menyakiti
anak lain untuk mendapatkan mainan yang kamu inginkan? Puaskah setelah
mendapatkannya? Yakinkah akan kau jaga yang telah kau rampas secara paksa? Kenapa
kau tidak berjuang membeli yang baru? Itu mainan.
Rampasan
bisa bicara, apakah yang kusaksikan ini adalah sebuah drama? Topeng yang kau
buat lama dan lama, ada rencana besar dibalik itu, persekongkolan. Untuk apa? Puaskah
setelah bermain? Apa yang kau dapat? merasa sebagai pemenang? Puaskah melihat
satu pemain peran kalah?
Yang
menyerah, apakah cermin-cermin tidak menunjukkan bayangan dirimu? Kemanakah selama
ini bayangan mu? Hancurkan cermin itu jika hanya jadi hiasan. Apakah yang
hilang itu berharga? Seberapa? Tanyakan pada bayangan cermin sungguhan.
Sekarang, disatu
ruangan penuh tawa, bahagia, mesra, di satu sudut di ruang berbeda berusaha
berdiri tegap. Disana sesekali samar terlihat benteng, sesekali terlihat celah,
semua bisa mengintip satu sama lain.
0 komentar:
Posting Komentar